Jumat, 21 September 2012

Musik Pentatonis

MUSIK PENTATONIS

1.      Definisi Musik Pentatonis

musik pentatonis adalah musik yang menggunakan 5 nada dalam satu oktafnya. Contohnya adalah gamelan Jawa, mempergunakan nada 1, 2, 3, 5, 6 (ji, ro, lu, ma, nem) untuk laras slendro dan 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 (ji, ro, lu, pat, ma, nem, pi) untuk laras pelog.

2.      Tangga Nada Pentatonis

Pentatonik  itu berasal dari kata penta(5) dan tonic(nada). Tangga nada pentatonik ini dibentuk dengan mengurangkan nada ke-4 dan ke-7 dari struktur oktaf 8 nada. Pentatonik sebenarnya kebanyakan digunakan untuk musik modern maupun tradisional di berbagai negara di dunia ini, seperti Cina, Jepang, dan Indonesia. Di Indonesia, tangga nada pentatonik biasanya terdapat pada alat musik gamelan Jawa, angklung , kolintang, dan sasando. Khusus pada musik gamelan (Jawa) terdapat dua macam tangga nada pentatonik tersebut dinamakan titi laras slendro dan titi laras pelog.

3.       Skala Musik Pentatonis
           
Jika skala diatonis terdiri dari 7 nada, skala pentatonis hanya memiliki 5 nada. Pada pentatonis, nada ke-4 dan ke-5 hilang. Skala pentatonis ini lebih banyak digunakan pada musik, jazz, blus, rock, juga musik-musik daerah.
           
Ada dua jenis skala pentatonis yaitu skala pentatonis mayor (natural) dan skala pentatois minor.

a. Skala Pentatonis Natural
    Sama halnya dengan skala diatonis bahwa yang menunjukan bahwa itu skala mayor adalah interval nada ke-1 sampai ke-3 yang berjarak 1-1. Pola skala pada C adalah
1-1-11/2-1-11/2
(C-D-E-G-A-C)

b. Skala Pentatonis minor
    Jika pada skala mayor nada ke-1 sampai ke-3 berjarak 1-1, sedangkan yang menandai minor adalah nada ke-1 sampai ke-3 berjarak 11/2. Pola skala pada A adalah :
11/2-1-1-11/2-1 
(A-C-D-E-G-A)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar